DO THE BEST BEFORE TO BECOME INSANE

Senin, 30 Mei 2011

Walk Together to the Black Hole Time






Menuju Lorong Waktu

Foto ini diambil pada waktu teman teman G-Phoc (Gajayana Photography Club) sedang berjalan jalan ke Malang Tempo Dulu (MTD). Yang paling belakang dan terbelakang namanya Septian. "tumben tuh anak nongol...biasanya sih super duper sibuk dengan urusannya".  Lalu dua gadis kecil berkerudung yang menyebalkan adalah Denisaurus dan Godzila. Kata mereka sih aku ini papanya...habis makan merica paling tuh anak anak sampe g  bisa mbedain mana orang tua aslinya.
Selanjutnya yang memakai topi dan wajahnya g keliatan kamera itu adalah Tocil (tony kecil). Nih anak juga tumben tumbennya dia mau kumpul sama anak anak. Biasanya ndekem di kamar kost2anya. Terus yang model rambutnya cepak 1 cm itu adalah Choirul Rohkim alias Shiro. Datang jauh dari Ambon ke Malang g bawa apa2. Senior apaan tuh. Subuh subuh udah nyuruh aku datang ke kampus. "Sorry ya bro...walau dikasih satu pack rokok juga g bakalan aku dateng" 


 

Rabu, 18 Mei 2011

BLACK & WHITE

When the angels still on my side
I have been feeling lots better
I can sing with a thousand word of love
And I can make you to smile too
Could you feel like that…?

When the devil come on my side
I have been so scared lone in this place
I can feel die will be comes true for a little bit
And it was like in the hell land
Could you feel like that…?

It’s a life full of mystery
Black and white be screen of my way
No one to cares and to believe me
Cause the all have no justice and justify

Stay together for the kids
Rose with the lark by spirit on fire
Walk around the town holding a photograph
Run away to the shout with beauty faces
And see the sunrise from behind the sorrow

Sabtu, 14 Mei 2011

7 KENANGAN YANG TAK DAPAT DILUPAKAN

1. Jualan koran waktu pulang sekolah (SD)
Ngga ada yang harus dipermalukan.... As long as semua masih dicari dengan cara yang halal. Why not..?.It’s my fantastic experiences. Bersama sang sahabat keturunan Cina (Maxson)

2. Main judi di dalam kelas waktu jam istirahat (SMP)
Sebenarnya hanya coba coba masang. Dan ternyata "besar". Hampir semua siswa cowok dari beberapa kelas ikut permainan judi yang dilakukan pada waktu jam istirahat ini. Hingga suatu ketika ada salah satu siswi wanita melaporkan pada sang guru. Akhirnya perjudian itu pun dihentikan dengan tamparan pedas pak Roni si guru killer di sekolah. Untungngya hal ini tidak berakhir pada surat pemberitahuan orang tua ataupun dilaporkan ke polisi atas tindak kriminal.

3. Sembunyi di atas platfom waktu jam belajar di Pondok (SMA)
Bikin markas rahasia di atas platfom kamar. Fasilitas lengkap seperti kasur, bantal, guling, rokok, kopi, jajan, dan walkman. Tempat persembunyian bagi mereka yang ingin bermalas malasan. Sudah seperti tempat peristirahatan sang raja bagi kami para santri nyeleneh.

4. Dikejar banci di dekat stadion Gajayana Malang
Hal yang paling aku takutkan benar-benar terjadi. Dikejar banci. Habis pulang dari nonton konser awalnya. Waktu menunjukan pukul 01.00 malam. Dijam dimana aktifitas terhenti, sudah jelas angkutan umum kota pun tidak beroperasi. Dengan sangat terpaksa kita pun bernapak tilas alias walking walking. Rasa capek berjalan itu sudah jelas. Melewati jalan pintas adalah alternative kedua ketika alternative nggandol (tumpangan gratis) tidak juga kunjung tiba. Akhirnyapun jalan pintas kita ambil. Gajayana Traffic Disaster. Stadion Gajayana yang awalnya masih dipadati oleh pepohonan rindang dan suasana masih remang-remang mencekam kayak film kuburan, benar-benar memacu adrenalin cowok-cowok Rocker pada malam melelahkan itu. Hingga ditengah-tengah perjalanan, nampak sosok bayangan siluet dibalik sebuah gubuk peristirahatan. Langkah pun terhenti pada jarak 50 kaki dari sumber bayangan. Kamipun mencoba memberanikan diri untuk tetap berjalan agar segera sampai tujuan. Langkah kami pun semakin dekat dengan gubuk dan kami terus berjalan. Ketika kami mendekat, banci pun muncul sembari menawarkan jasa nya. Dan aku adalah orang pertama yang lebih dulu lari ketika sang banci mulai mendekat kepada kami.

5. Mecahin lampu mushola terus kabur
Lagi main sepak bola sajadah. Kebetulan aku jadi si C.Ronaldonya. tendangan pertama melenceng dari gawang. Tendangan kedua dapat diantisipasi oleh penjaga gawang. Tendangan ketiga tepat mengenai lampu diatas gawang.  “Piyaaaaaaaaaaaarrr” begitu bunyinya. Lampu neon panjang pun jatuh dan pecah berserakan. Kamipun kabur menghilangkan jejak seolah tidak tau menau apa yang terjadi.

6. Digampar intan waktu ketauan berduan ma si selvi (SMP)
Ini cumin salah paham aja.

7. Ngutil coklat dan permen di supermarket
Kalau inget-inget tindak criminal yang ini, dalam benakku selalu bertanya-tanya. Emang uang sakuku dulu ngga cukup apa kalau cuman untuk beli coklat dan permen? Tapi sekarang udah tobat kok.

Menurutku, dengan aku menulis kejadian konyol ini. Hidupku benar-benar penuh warna, penuh dimensi, penuh tanda Tanya dan sebuah kenangan tak terlupakan. Tidak ada manusia yang sempurna ataupun suci didunia ini. Salah benar pasti pernah dilakukan. Life is never flat

AKU ADALAH AKU

Aku dengan segala keakuanku...
Yuup. Aku egois, karena aku jarang sekali peduli apa kata orang2 sekitarku. 
Aku kasar, karena aku berani memaki keadaan yang keras dan bebal diskitarku.
Aku nekat, karena aku sering kali menentang dan mempertanyakan apa yang masyarakat percayai dan benarkan. 
Aku bodoh, karena aku memang seringkali bertanya dan mempertanyakn kebenaran yg beredar simpang siur di lingkungan dan kehidupanku.
 
Tapi aku tidak buta…! karena aku melihat banyak sekali hal hal yang berbeda, dan itu sangat indah…!
Aku tidak tuli, karena aku masih bisa mendengar suara2 lirih kaum2 terdefraksi…! 
Dan aku tidak bisu…! Karena aku masih mampu menyuarakan apa yg ada di hati dan pikiranku walaupun seringkali berbeda bahkan bertentangan dengan sekitarku…!
 
Aku bersyukur dengan apa adanya aku. Perlu sangat banyak instropeksi memang, tapi aku rasa waktu mampu membantu ku mengembangkan bagaimana keakuanku semakin positif... Sekali lagi, aku adalah aku yang apa adanya!!!

Minggu, 08 Mei 2011

ME AND PARTO

Bingung mau nulis apaan kalau otak lagi setengah sadar gini. Maklum aja…akhir akhir ini saya banyak disibukan dengan kegiatan yang GJ banget dan itu banyak menguras isi kantong dan tenaga super saya.

OK…walau hari ini adalah hari minggu, dimana hari yang seharusnya saya untuk berlibur, hari yang seharusnya saya untuk beristirahat, hari yang seharusnya saya untuk memanjakan diri dari pengapnya hiruk pikuk kampus, tapi saya harus tetap produktif melakukan sesuatu yang bermanfaat. Entah tulisan ini bermanfaat apa engga buat yang baca.

(berhenti ngetik sejenak)
“Nulis apaan ya enaknya…?” Mencoba mereview aktifitas yang kemaren aja lah… Oh iya…waktu aku lagi ngopi bareng teman-teman organisasi disebuah café depan kampus, ada seorang teman yang bernama Diah alias Mendhol 1 berkata kalau aku ini mirip banget ma si Om Parto. “Parto…?” ngga tau kemasukan jin apa tuh anak sampe ngatain aku mirip ama si Parto. Sepulangnya dari café, buru buru deh aku kekamar mandi untuk cuci muka dengan Biore yang udah mulai habis. Than, I see my face on the mirror. “Oh my Ghost…!!!” tuh anak kayaknya emang kesambet jin deh waktu lagi ketoilet. Wajah golongan ningrat gini disama samain ma si Parto.

All right, untuk menjauhkan keduanya dari fitnah/gosip public dan untuk membuktikan kalau kita ini bukan saudara kembar, berikut aku kasih tau perbedaanya:

1. Rambut
Dari segi rambut walau sedikit mirip, tapi kemiripannya tidak sampai 100%. Parto lebih memirip miripkan gaya rambutnya dengan Ariel vokalis Peterpan yang dihukup 3 tahun penjara gara gara kasus Video Clip album terbarunnya dicekal masyarakat. “emang video clipnya gimana sih…? Aku kok g tau ya…! Jadi penasaran mau liat…” kwkwkwkwwkwkw. Untuk gaya rambutku sih simple aj, hanya sedikit mengadopsi gaya rambut David Beckham atlet tinju dari Inggris. Walau aku hanya sedikit mengadopsi gaya rambut David Beckham, Tom Cruise yang terkenal difilm Mission Impossible nya tiba-tiba saja mengagetkan public di Hollywood dengan mengubah model rambutnya mirip dengan aku. Bieh…ternyata Tom Cruise ngefans banget sama mahasiswa sastra kayak aku. GEDUBRAAAAAAAAK…

2. Kacamata
Sekarang dari segi kacamata. Kacamata yang aku pake terbilang sangat mahal dan berkelas High Quality ketimbang punya Om Parto. Walau Parto artis dengan penghasilan tinggi sekalipun, aku juga g mau kalah dong. Walau harus rela menyisihkan uang kostan untuk ditabung. He..he..he..bukan ditabung sih, tapi disamblek sementara.

3. Senyum
Next. Nah…ini adalah salah satu perbedaan yang sangat meNONOJOL banget untuk menghilangkan persepsi miring kemiripan kami berdua. Senyuman. Semua orang udah tau kalau senyuman kecilku itu mempesona dan bisa bikin cewek-cewek bahkan juga cowok-cowok klepek klepek kayak kibasan sayap burung merpati jatuh dari langit. “Kok bias burungnya jatuh…?” gimana g jatuh, lha wong habis ditembaki batu sama anak-anak tetangga sebelah pake ketapel kok.

4. Accessories
And the last differences of both are accessories. Parto cukup rapi dengan hiasan dasi abu abunya yang melekat dileher, sedangkan aku hanya cukup dengan mengenakan kalung saja sebagai pngganti dasi untuk terlihat lebih maco.

Jumat, 06 Mei 2011

FIV JERK FREEMAN

I was born on the island of Borneo (Borneo Hell Land) 23 years ago. Grew up in an environment that is friendly and unpretentious. Samarinda is nice city but, the weather of it is so hot. It made me so crazy. Now, I live in the city of Malang (Malang Cold City) and I've been here 8 years. Malang is nice city and I love living there. The city has cold weather and many beautiful places.

I like a music, graphic design, photography, literature, custom culture and hair style. I like all kinds of music as long as it nice to be heard. Usually, I always listening music that has lyrics of song that touched my heart and mind. I think, music is media to transferring spirit for me. Sometimes, music can make me see, feel, hear, and imagine of the world through the song lyric and content.

I really respect about all of Photograph. I started studying Photography when I was stay in Malang Cold City. Sometime, the photograph can representatively of my feelings expression for telling some information, suggest, critical, allusive.

Out of that, I loved a literature too. When I don't have something to do in my room, I write a short prose or songs by a little thing on my head.