DO THE BEST BEFORE TO BECOME INSANE

Minggu, 14 Agustus 2011

Kolektif dalam Berorganisasi

Semalam saya habis ngeliat serah terima pemindahan M. Nazaruddin dari Badan Interpol Indonesia kepada KPK ditipi. Berita tertangkapnya peran utama dibalik kasus wisma atelit dan segelintir kasus lainnya tersebut mengundang banyak perhatian masyarakat kala itu. Dari mulai pelarian Nazarudin ke Singapura, penyerangannya terhadap KPK dan ketua umum Partai Demokrat, hingga penangkapanya di Kolombia akhir pekan ini seakan membuat publik disuguhi sebuah cerita film Hollywood tentang pengejaran mafia/buronan Negara. Bieh...keren nih kalau emang dijadiin film layar lebar beneran batinku. Bakalan laris maniz......

Senin, 01 Agustus 2011

PUASA = BERPERANG

Bulan suci Ramadhan penuh berkah yang jatuh bertepatan pada awal bulan Agustus di hari Senin ini telah tiba. Seluruh umat muslim menyambutnya dengan suka cita. Ada yang menyambutnya dengan beranggapan bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh ampunan, sehingga bulan ini waktunya untuk mereka mensucikan diri. Dan ada pula yang mengatakan bulan Ramadhan tersebut sudah mengalami pergeseran. Orang-orang bukannya mengambil arti dari puasa, tetapi malah sibuk memikirkan apa yang akan dimasukkan ke dalam perut, memikirkan kapan waktu berbuka, bahkan tidak sedikit yang berteriak lapar dan haus dikala menjalani puasa. 

Bagi saya puasa itu adalah suatu ibadah berperang untuk melawan hawa nafsu. Nabi pernah bersabda, perang yang paling sulit itu adalah perang melawan hawa nafsu. Jadi dibulan ramdahan ini kita tidak hanya menahan diri dari makan dan minum saja, kita juga dituntut untuk menjaga hati dan lisan. Menjauhi sikap sombong, menghilangkan pra sangka kepada orang lain, menjaga ucapan yang sekiranya dapat menyakiti orang lain dan membuatnya marah. 

Ketika kecil dulu aku masih belum paham apa itu arti dari puasa. Aku hanya diberitau oleh orang tua kalau puasa itu adalah bagaimana kita memahami apa yang mereka alami. Maksudnya bagaimana kita bisa merasakan apa yang mereka rasakan ketika kelaparan diluar sana. Puasa itu juga bulan dimana semua setan itu diikat dan dibukakan pintu Surga untuk kita yang menjalankan puasa. Imbalan pahala yang nantinya akan diberikan sanagatlah besar. Sampai saat ini pemahaman yang telah orang tuaku samapaikan akan hal tersebut cukuplah relevan dengan apa yang aku pelajari dipondok pesantren dulu.   

Puasa itu adalah ibadah yang tak terlihat oleh mata, berbeda dengan sholat. Begitulah yang pernah saya dengar dari almarhum KH. Zainudin MZ dalam dakwahnya. Menurut beliau, puasa itu pahalanya tergantung dengan apa yang kita lakukan ketika menjalani puasa tersebut. Jadi ibadah puasa itu pahalanya tak terlihat. Entah itu besar atau tidak sama sekali.